Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman budaya yang unik, salah satunya yaitu seni arsitektur gapura. Kita sering menemui gapura di batas desa atau daerah.Gapura adalah suatu struktur yang umumnya merupakan simbol pintu masuk ke suatu kawasan atau daerah.Gapura juga sering diartikan sebagai pintu gerbang. Dalam bidang arsitektur gapura sering disebut dengan entrance, namun entrance itu sendiri tidak bisa diartikan sebagai gapura. Simbol yang dimaksudkan disini bisa juga diartikan sebuah ikon suatu wilayah atau area. Secara hirarki sebuah gapura bisa disebut sebagai ikon karena gapura itu sendiri lebih sering menjadi komponen pertama yang dilihat ketika kita memasuki suatu wilayah. ( wikipedia.org)
Tampilkan postingan dengan label foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label foto. Tampilkan semua postingan
FOTOGRAFI DASAR

Fotografi berasal dari kata Yunani yaitu "Fos": Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis, adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya.Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera.
Kamera adalah alat utama dalam aktivitas fotografi. Nama ini didapat dari camera obscura, bahasa Latin untuk "ruang gelap", kamera merupakan suatu peranti untuk menangkap cahaya yang terpantul dari sebuah benda/obyek dan merekammya, tanpa cahaya, tidak mungkin menghasilkan foto.
Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa). Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan merubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure). Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO.
berikut adalah 4 jenis kamera jika dilihat dari cara kerjannya
1. Range Finder (RF)/Penemu Jarak
Lubang pengamat (view finder) terpisah dari lensa pengambil gambar.
2. Single Lens Reflex (SLR)/Refleks Lensa Tunggal
Lubang pengamat (viewfinder) itu menyatu dengan lensa pengambil gambar
Kamera jenis ini yang sangat popular dan masih di produksi oleh produsen kamera. Dan SRL juga di bagi menjadi analog dan digital.
3. Twin Lens Reflex (TLR)/Refleks Lensa Kembar
Kamera jenis ini menggunakan 2 lensa, 1 sebagai pengamat dan 1 sebagai pengambil gambar
4. View Camera/Kamera View
Kamera ini terdiri dari 2 panel, panel depan untuk menyangga lensa dan panel belakang untuk menyangga film dan tabir untuk melakukan penajaman gambar, kedua panel tersebut dihubungkan dengan selubung akordeon atau dengan kata lain disebut bellows.
GRATIS EDIT FOTO

Terimakasih telah mampir ke blog kami
Untuk teman-teman yang membutuhkan jasa :
Desain Grafis : Brosur, Poster, Pamflet, Packaging, dll
Fotografi : Foto Pernikahan, Preweding Foto Keluarga,
Foto Event, Foto Model, dll
Videografi : Video Pernikahan, Video Event, dll
Edit Album Foto Kolase & Edit Video
Silahkan mengubungi kami di no hp : 087839180658
atau Email kami : alirizafahlevi@gmail.com
Kami memberikan gratis jasa EDIT FOTO 1x
khusus Untuk Teman-teman yang telah menjadi anggota
grup EDIT FOTO di facebook.
Syaratnya :
1. Sudah gabung Di Grup EDIT FOTO.
2. Sudah mengundang teman anda untuk gabung.
3. Menuliskan Email anda pada kolom komentar dibawah ini.
4. Mengirimkan foto terbaik anda ke email kami
5. Foto yang sudah di edit akan ditayangkan di blog ini.
BELAJAR SABLON (Sablon Basis Minyak)
Untuk memulai proses cetak sablon, pastikan bahwa screen yang akan digunakan sudah di afdruk dan dalam kondisi benar-benar kering. Dan pastikan juga semua alat dalam keadaan bersih dan bebas dari cat atau kotoran. Saya sarankan melakukan proses cetak sablon ini di dalam ruangan yang bersih dan terang.
Alat dan Bahan :
- Screen yang telah di afdruk ( T 165 s/d 200 ).
- Cat ( Basis Minyak ).
- Minyak Pelarut .
- Media yang disablon ( Kertas, Plastik, Stiker, kaca, dll ).
- Rakel.
- Meja Sablon.
- Kain Perca / kapas.
- Lakban.
- Mika transparan.
Proses Cetak Sablon :
Lakban bagian luar screen yaitu pada bagian yang ada steplesnya, dan bagian dalam pada seluruh sudut screen. Fungsinya yaitu untuk mengantisipasi kebocoran cat pada saat kita melakukan proses cetak sablon. Jika di teukan ada bagian screen yang bocor, tambal dengan sisa obat afdruk atau lakban.
Pasang screen di meja sablon dengan posisi terbaik menurut anda, saya sarankan ambil posisi vertikal dari media dan pastikan screen terjapit dengan kuat. Jika diperlukan kita bisa membuat dam untuk menahan cat.
Pasang mika diatas meja sablon, dan rekatkan dengan lakban pada sisi kanan atau kiri, ini gunanya untuk membuat totokan dan mengecek keakuratan posisi sablon.
Basahi kain perca atau kapas dengan minyak pelarut lalu usap bagian lubang screen , dan keringkan dengan kain perca atau kapas. Fungsinya untuk melancarkan masuknya cat ke pori-pori screen.
Tuangkan cat dan pelarut secukupnya ke atas screen dalam posisi screen terangkat, lalu larutkan cat hingga rata. Sablon permukaan mika dengan arah kebawah-keatas menggunakan rakel.
Letakkan media yang akan disablon diatas meja sablon tepat dibawah hasil cetak pertama pada mika, Buat totokan pada atas dan kanan media menggunakan kertas atau benda yang tebalnya mendekati media yang akan disablon.
Selanjutnya kita bisa langsung menyablon, gerakkan rakel keatas-kebawah untuk menyapu cat, sebagian orang melakukanya menyamping. Jika screen mampet, kita bisa membersihkannya dengan minyak pelarut, untuk yang ingin menyablon 2 warna atau lebih sebaiknya mika jangan di copot karena gunanya sebagai acuan untuk menentukan totokan warna berikutnya.
Thanks to : Pak Wahyu, Mas Win & Sir Rott.
Langganan:
Postingan (Atom)
